Windows 64-bit kini tak lagi disokong oleh mozillah firefox


alt

Setelah berjalan kurang lebih 4 tahun, akhirnya fase pengembangan Firefox untuk Windows 64 bit dihentikan oleh pihak Mozilla.

Seruan penghentian pengembangan ini pertama kali disampaikan oleh Benjamin Smedberg selaku Mozilla Engineering Manager pada Sabtu minggu  (17/11/2012) yang lalu melalui forum diskusi mozilla.dev.planning di Google Groups.

Seruan ini  juga  disampaikan pada sistem pelaporan kesalahan (BugZilla) proyek Firefox untuk Windows 64 bit  (x86_64 Windows 7) pada hari Rabu (21/11/2012). Seruan penghentian pengembangan tersebut masih difokuskan Firefox untuk Windows 64-bit, sedangkan Firefox untuk Linux 64-bit masih tetap berjalan. Dalam seruan tersebut, juga disampaikan agar mengembalikan para pemakai Firefox untuk Windows 64-bit ke Firefox versi 32-bit.

Seruan penghentian pengembangan ini didasarkan pada beberapa alasan, antara lain diungkapkan bahwa fase pembetulan terhadap banyaknya laporan eror (bug) terlalu lama karena tidak menjadi prioritas tim pengembang, serta banyaknya plugin yang tidak mendukung platform 64-bit.

Untuk itulah mengapa, sampai saat ini sebenarnya tidak ada sebuah produk Firefox untuk Windows 64-bit yang benar-benar dikeluarkan dengan dukungan penuh. Firefox untuk Windows 64-bit selama ini hanya dikeluarkan sebagai sebuah versi nightly atau sebuah versi produk yang masih dalam tahap pengujian. Untuk saat ini, tautan untuk mengunduh Firefox untuk Windows 64-bit telah dihilangkan dari situs Mozilla Firefox Nightly. Namun jika Anda masih menginginkan untuk mencobanya dapat mengunduhnya dari situs FTP mozilla central, dimana masih tersedia Firefox untuk Windows 64-bit versi 20 alfa.

Tentu saja informasi penghentian pengembangan Firefox untuk Windows 64-bit ini mengundang pro dan kontra, terutama dari para pemakainya yang diperkirakan mencapai 50% dari total peserta pengujian Firefox untuk Windows 64-bit ini.

Mengapa masih banyak pemakai membutuhkan web browser versi 64-bit? Terlepas dari kebutuhan tiap pemakainya, namun dengan adanya produk Firefox 64-bit untuk lingkungan arsitektur komputer 64-bit, pemakai dapat menggunakan kapasitas memori fisik lebih  besar dibanding dengan pemakaian Firefox 32-bit yang memiliki keterbatasan pemakaian memori fisik maksimal 2-4 GB.

Keterbatasan akses memori tersebut tentu saja dipengaruhi oleh jenis produk Windows yang digunakan.  Sebagai contoh, WindowsXP (32-bit) hanya mampu mengalami memori sampai 2 GB, sedangkan WindowsXP 64-bit mampu sampai 128 GB. Windows Vista dan Windows 7 untuk versi 32-bit mampu menangani pengalamatan memori untuk aplikasi yang dijalankan sampai 4 GB, sedangkan untuk Windows 7 versi 64-bit mampu menangani sampai 8 GB (Basic), 16 GB (Premium), atau 192 GB (Profesional ke atas). Sedangkan untuk Windows Server 2008 R2 bahkan mampu menangani pengalamatan memori sampai 2 TB.

Apakah seruan penghentian pengembangan Firefox untuk Windows 64-bit akan menjadi sebuah keputusan permanen? Kita tunggu saja. Namun jika memang akan menjadi sebuah keputusan pasti, maka tentu saja akan memaksa para pemakai Firefox untuk Windows 64-bit melakukan  migrasi besar-besaran untuk menggunakan produk sejenis lain, misalnya Microsoft IE 64-bit, Opera 64-bit, atau Safari for Windows 64-bit.

>>Sumber<<

Baca juga artikel kami yang lainya Klik disini

Visit www.Genreystore.com dan follow @Genreystore untuk update info Gadget, Laptop, Tablet, Ultrabook dan aksessoris lainya dengan berbagai macam type dan harga yang terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s