Membeberkan Performa Laptop Hibrid IdeaPad Yoga 11


GenRey mereview mengenai kelebihan apa saja yang ditawarkan Lenovo IdeaPad Yoga 11. Kali ini yang akan diulas adalah soal kinerja yang mampu dihasilkan notebook hibrid 11 inch tersebut..

Dalam pengujian yang dilakukan, kami menggunakan sejumlah aplikasi benchmark yang populer digunakan oleh kalangan penggila hardware.

Penasaran seperti apa kinerja IdeaPad Yoga 11 yang ditawarkan Lenovo seharga Rp 7 jutaan tersebut. Simak ulasan berikut.

Berbeda dengan benchmark yang dilakukan pada Windows versi desktop, pada Windows RT kali ini GenRey  melakukan benchmark terhadap Yoga 11 menggunakan javascript benchmark.

Saat ini tool benchmark populer yang sering digunakan untuk menguji kinerja Windows RT — termasuk hardware yang digunakan — adalah Mozilla Kraken, RIABench, dan SunSpider.

Tidak seperti aplikasi benchmark pada umumnya yang mengharuskan kita menginstalnya terlebih dahulu kedalam komputer, pengujian menggunakan tool javascript benshmark, mengharuskan penggunanya mengakses alamat situs masing-masing penyedia tool benchmark tersebut.

Setelah memasuki situs yang menyediakan tool javascript benchmark, pengguna hanya perlu mengklik sebuah link bertuliskan ‘RUN’ yang tersedia. Selanjutnya, tool javascript benchmark akan menguji kinerja komputer yang mengaksesnya.

Tentunya sebelum melakukan benchmark menggunakan tool javascript benchmark yang dimaksud, sebaiknya koneksi internet yang digunakan harus dipastikan stabil, karena bila kurang stabil akan mempengaruhi proses benchmark yang dijalankan.

Pada pengujian pertama, GenRey  melakukan pengujian terhadap Yoga 11 menggunakan Mozilla Kraken. Tool javascript benchmark garapan Mozilla ini dapat diakses melalui krakenbenchmark.mozilla.org

Setelah membuka situs tersebut, pengguna hanya akan menemukan sebuah link bertuliskan ‘begin’ yang akan mengantarkan penggunanya menuju proses benchmark. Setelah itu, pengguna harus sedikit sabar menunggu, karena pengujian yang dilakukan oleh Kraken lumayan memakan waktu.

Nah, hasil yang ditorehkan oleh Yoga 11 pada pengujian menggunakan Kraken ternyata terbilang biasa saja karena untuk menyelesaikan pengujian yang diberikan oleh Kraken, Yoga 11 membutuhkan waktu hingga 50854.9 ms.

Bila dibandingkan dengan laporan dari Anandtech, raihan waktu yang dibutuhkan Yoga 11 selisih tipis dengan yang ditorehkan oleh Asus VivoTab RT yang menggunakan platform yang sama dengan 48893,5 ms.

Selisih waktu semakin jauh bila dibandingkan dengan new iPad, karena tablet besutan Apple tersebut hanya butuh waktu 35916,1 ms untuk menyelesaikan pengujian yang disodorkan Kraken.

3. Hasil Pengujian RIABench

Sama dengan Kraken, untuk melakukan pengujian menggunakan RIABench pengguna wajib mengakses situsnya yang dapat diakses melalui timo-ernst.net/misc/riabench-start

Pada halaman situsnya, pada barisan sebelah kiri pengguna akan menemukan sejumlah pilihan tes, kali ini yang detikINET pilih adalah focus-tests. Setelah dipilih pengguna akan menemukan sejumlah platform yang diinginkan untuk melakukan pengujian.

Untuk melakukan pengujian terhadap Yoga 11, javascript menjadi pilihan pengujian kali ini. Setelah memilih, pengujian akan langsung berjalan, namun berbeda dengan kraken yang butuh waktu agak lama, proses pengujian menggunakan RIABench terbilang cukup cepat.

Pada pengujian menggunakan RIABench kali ini, Yoga 11 berhasil menorehkan waktu 5790 ms untuk menyelesaikan pengujian yang diberikan. Sayangnya bila melihat laporan dari Anandtech, waktu yang dibutuhkan tersebut kembali lebih lama dari yang dibutuhkan Asus VivoTab RT dengan hanya 5026 ms.

Berbeda dengan kedua hasil pengujian sebelumnya, pada pengujian yang dilakukan menggunakan SunSpider, Yoga 11 berhasil menempati peringkat atas dengan sukses menorehkan pencapaian waktu 1043,4 ms.

Bila didasarkan dari laporan oleh Anandtech, waktu yang berhasil ditorehkan Yoga 11 memiliki selisih yang lumayan signifikan dibandingkan dengan Nexus 7 yang membutuhkan waktu hingga 1665,9 ms untuk menyelesaikan pengujian.

Bahkan torehan yang mampu dicapai Apple Ipad 3 tidak lebih baik lagi dengan 1795 ms. Samsung Galaxy Tab 10.1 malah lebih jauh lagi karena membutuhkan waktu hingga 2198 ms untuk menuntaskan pengujian yang disodorkan SunSpider.

Namun meski begitu, Asus VivoTab RT masih menguasai tampuk pimpinan karena hanya butuh waktu 986,4 ms untuk melahap semua pengujian.

Kinerja Mumpuni di Kelasnya

Meski sempat keteteran pada sesi awal pengujian, namun Yoga 11 akhirnya menunjukkan performa terbaiknya pada pengujian akhir dengan mempecundangi beberapa tablet besutan produsen ternama. Sayangnya beberapa tablet yang berhasil dikalahkannya bisa dibilang termasuk produk lawas.

Meski begitu, tak terbantahkan lagi bila kombinasi Tegra 3 dan Windows 8 RT yang diusung oleh Yoga 11 sukses menghadirkan kinerja mumpuni di segmen notebook tablet.

Sebab selain torehan waktu yang lumayan cepat pada pengujian terakhir, perangkat ini juga telah membuktikan diri untuk tampil smooth tanpa gejala lag berarti.

Jadi, bagi pengguna yang menginginkan notebook-tablet dengan bobot ringan dan kinerja mumpuni, rasanya Lenovo IdeaPad Yoga 11 sukses menawarkan kelebihan tersebut.

Apalagi Yoga 11 juga hadir dengan bentuk yang ramping nan seksi, diyakini hal tersebut sukses membuat penggunanya makin percaya diri saat menggunakannya di kala meeting maupun saat nongkrong di kafe.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s